LAPORAN KKL DI BALI

Saya merupakan mahasiswa semester v (lima) Program studi matematika,di UNMAS DENPASAR,seluruh  mahasiswa semester lima matematika melaksanakan KKL ke luar Bali yaitu Jakarta,Bandung dan Jogyakarta dari tanggal 12 desember sampai tanggal 19 Desember ,namun saya tidak dapat mengikuti KKL ke luar Bali karena Alasan keluarga dan anak saya yang masih bayi.Tetapi untuk memenuhi tugas komputer 1 maka saya membuat laporan KKL ini yang saya laksanakan di Bali,yaitu di :

  1.    Kabupaten Gianyar ( Pasar seni sukawati)
  2.    Kabupaten Klungkung ( Taman Gili Kerta Gosa)
  3.    Kabupaten Bangli (Gunung,Danau,dan Pura Batur)

Berikut ini adalah hasil laporan saya,selama melakukan kunjungan ke 3 Kabupaten diatas.

 

GIANYAR ( TAWAR MENAWAR DI PASAR SENI SUKAWATI )

        Tempat pertama yang saya kunjungi adalah kabupaten Gianyar,yang terkenal dengan pasar seni sukawatinya.Teman-teman yang melaksanakan KKL di Yogyakarta tentu sempat berkunjung ke kawasan Malioboro yang merupakan pusat belanja souvenir khas Yogyakarta dengan harga yang murah.Nah sama dengan di Yogyakarta di Bali pun terdapat satu pasar tradisional yang menjual berbagai souvenir dan kerajinan khas bali dengan harga yang murah,Pasar tersebut tidak lain adalah “Pasar Seni Sukawati”

        Pasar seni sukawati  ini terletak didesa sukawati kabupaten Gianyar,kalau dari Bandara Ngurah Rai Bali,kira-kira menempuh perjalanan 1,5 jam .Pasar tradisional ini telah berdiri dari tahun 1980-an,namun untuk waktu pastinya tidak diketahui.Seiring berjalannya waktu,pasar ini mengalami perkembangan yang sangat pesat,saat ini pasar sukawati telah menjadi pusat penjualan oleh-oleh dan souvenir khas bali,serta menjadi icon objek wisata bali.Wisatawan yang berkunjung ke gianyar pasti menyempatkan diri untuk mengunjungi pasar ini,Karena menawarkan berbagai oleh-oleh khas bali yang tidak terlupakan.Pasar ini buka setiap hari dari jam 8 pagi sampai jam 6 sore,kecuali hari raya galungan dan nyepi.kalau anda ingin berbelanja,sebaiknya anda datang kesana pagi hari,sebab pada pagi hari sekitar jam 8 sampai 10 pagi para pedagang baru selesai sembahyang,dan menurut kepercayaan para pedagang disana apabila berhasil menjual dagangannya di pagi hari,maka akan mendatangkan kelarisan untuk jam-jam berikutnya,jadi bagi anda yang berbelanja pertama kali akan mendapatkan harga yang miring,sebab anda dipercaya sebagai penglaris dagangan mereka.

Di dalam proses jual beli dipasar sukawati ini,ilmu matematika anda akan teruji,sebab setiap anda membeli barang harus diperhitungkan dengan cermat bagaimana caranya mendapatkan kualitas yang bagus dengan harga yang miring.Nah caranya sangat gampang yaitu anda harus pintar tawar menawar dengan para pedangan disana,anda tidak usah takut menawar,sebab pedagang tidak akan marah jika anda menawar dengan harga yang rendah,bahkan sebaiknya anda menawar 1/2 atau 1/3  dari harga jual.Seandainya anda tidak puas dalam proses negosiasi harga,jangan takut untuk meninggalkan pedangang tersebut,sebab jika harga yang anda tawar menghasilkan keuntungan bagi mereka,maka anda pasti akan dipanggil kembali.Contohnya sepasang sandal yang berisikan pernik-pernik lucu,bisa saya miliki hanya dengan mengeluarkan uang 10.000 saja.Murah bukan?

Selain mendapatkan barang-barang dengan kualitas yang bagus dan dengan harga yang murah,anda juga mendapatkan banyak pengetahuan mengenai berbagai macam karya seni orang bali beserta kebudayaannya.

Jadi tunggu apa lagi? Ayo……..datang dan berbelanjalah di pasar seni Sukawati!!!!!!!!!

 

KLUNGKUNG ( TEMPAT BERSEJARAH TAMAN GILI KERTA GOSA )

        Tempat kedua yang saya kunjungi adalah kabupaten klungkung,yang terkenal dengan sejarah kerajaan klungkung yang dapat kita kunjungi di Taman Gili kerta Gosa.kalau pada perjalanan KKL teman-teman waktu di Bandung yang mengunjungi museum geologi,maka saya memilih untuk berkunjung ke Taman Gili Kerta Gosa,sebab disana juga terdapat berbagai peninggalan sejarah yang perlu kita ketahui dan kita lestarikan sama seperti museum geologi bandung.Taman gili kerta gosa ini adalah salah satu situs peninggalan sejarah kerajaan klungkung,yang dibangun sekitar tahun 1986 oleh peletak dasar kekuasaan dan pemegang tahta pertama kerajaan klungkung yaitu Ida I Dewa Agung Jambe.

Sesampainya saya di depan kerta gosa,saya dikenai tiket masuk sebesar 5000 rupiah,saya rasa itu tidak terlalu mahal.Memasuki areal kerta gosa,Nampak dua buah bale yang cukup besar telah menyapa,satu dipojok kanan saya,bila dilihat dari pintu masuk,yang bernama bale akerta gosa dan satu lagi tepat dihadapan saya yang letaknya ditengah-tengah kolam ikan yang disebut dengan bale kambang karena bangunan ini dikelilingi kolam yaitu taman gili.

Menurut informasi yang saya peroleh bangunan kerta gosa tersebut digunakan untuk upacara-upacara keagamaan keluarga raja dan digunakan pula sebagai tempat mengadili perkara.Keunikan dari bangunan ini adalah pada permukaan plafon atau langit-langit bale ini dihiasi dengan lukisan tradisional gaya kamasan atau gaya wayang yang sangat popular dikalangan masyarakat bali.Cerita yang dilukiskan disana meliputi cerita-cerita tantri,Bhima swarga yang banyak sekali memperlihatkan tentang hukum karmaphala,sehingga bale ini difungsikan untuk pengadilan.Berikut ini adalah foto bale akerta gosa yang digunakan sebagai tempat pengadilan.disini terlihat kursi-kursinya masih terlihat sangat kokoh dan indah.

 

 

Pada bale kambang plafon atau langit-langitnya banyak terdapat lukisan mengenai cerita Ramayana dan Sutasoma,yang paling menarik dari bangunan ini adalah patung-patung yang menghiasi dimensi kolam,yang merupakan tokoh pewayangan seakan-akan diwujudkan kedalam bentuk tiga dimensi.Dibawah ini adalah foto dari bangunan bale kambang.

Selain kedua bangunan tersebut,disana juga terdapat sebuah museum yang menyimpan beberapa arsip dan dokumen penting,serta beberapa benda-benda peninggalan kerajaan klungkung.Di bawah ini adalah foto dari museum yang ada di Taman Gili Kerta Gosa.

Demikianlah perjalanan saya Di kabupaten Klungkung,saya mendapat pengetahuan banyak mengenai sejarah Taman Gili Kerta Gosa,disamping melestarikan kebudayaan dan sejarah Kerajaan klungkung,Taman ini juga mendatangkan pendapatan yang lumayan dari hasil kunjungan para wisatawan.

 

BANGLI ( MENGGALI INFORMASI MENGENAI  GUNUNG BATUR DAN DANAU BATUR )

        Tempat ketiga yang saya kunjungi adalah kabupaten Bangli,yang terkenal dengan Gunung Danau,dan pura Baturnya.Mungkin kalau teman-teman yang KKL ke Jakarta pasti sempat sembahyang ke pura Gunung Salak,nah disini saya memilih untuk mengunjungi Pura Batur sebab selain sembahyang saya juga dapat melihat obyek wisata gunung dan danau batur yang indah.Gunung Batur merupakan sebuah gunung berapi yang aktif di kecamatan Kintamani,kabupaten Bangli.Gunung ini memiliki kaldera berukuran 13,8 x 10 km dan merupakan salah satu gunung tertinggi dan terindah di dunia.Pematang kaldera tingginya berkisar antara 1267 m- 2152 m ( puncak gunung abang ).Di dalam kaldera I terbentuk kaldera yang berbentuk melingkar dengan garis tengah lebih kurang 7 km.Dasar kaldera II terletak antara 120-300m lebih rendah dari undak kintamani (dasar kaldera I).Didalam kaldera tersebut terdapat danau yang berbentuk bulan sabit yang menempati bagian tenggara yang panjangnya sekitar 7,5 km,lebar maksimum 2,5 km,keliling sekitar 22km dan luasnya sekitar 16 km2 yang dikenal dengan nama DANAU BATUR.

        Sebelum letusan gunung Batur tahun 1917,terdapat sebuah pura yang terletak di kaki gunung tepatnya di tepi barat daya danau batur,namun karena letusan gunung batur yang teramat dasyat,maka seluruh pelinggih pura ditutupi oleh material-material dari letusan gunung batur,tapi untungnya masih ada satu pelinggih tertinggi yang selamat dan masih utuh,yang kemudian dibawa warga desa kintamani dan dibangun kembali di tempat yang lebih tinggi.Seperti pura batur yang kita lihat sekarang.

Sebelum menuju danau batur,saya menyempatkan diri untuk melaksanakan persembahyangan di pura batur.Nah jika anda tidak sempat turun langsung ke danau batur,anda bisa melihat pemandangan gunung dan danau batur dari penelokan.Penelokan letaknya kira-kira 1500 m dari permukaan laut.

Tidak puas melihat danau batur dari penelokan,maka saya memutuskan untuk turun menuju desa Toya Bungkah,sesampainya di sana,saya ditawari untuk menyewa pancing ikan seharga 5000rupiah sampai puas.Suasana memencing yang begitu tenang dan nyaman membuat saya merasa bahagia.Disana juga banyak terdapat pedagang ikan segar yang langsung ditangkap dari danau tersebut.pada saat itu saya ditawari untuk membeli ikan tersebut dengan harga 25.000/kg,namun saya berhasil menawarnya dengan harga 20.000/kg.

 

Demikianlah laporan perjalanan KKL saya di Bali.Sekian dan terima kasih.Semoga dapat bermanfaat untuk sebaik-baiknya.

         

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s